Proses Penambangan Marmer Tahap Demi Tahap - Pabrik Marmer, Distributor Marmer, Proses Penambangan Marmer, Cara Pasang Marmer, Merawat Marmer

Thursday, 6 July 2017

Proses Penambangan Marmer Tahap Demi Tahap

Proses penambangan marmer merupakan proses pengambilan material tertentu yang dapat diekstraksi batuan lain sehingga terbentuk mineral batuan baru. Untuk teknik penambangannya sendiri dibutuhkan beberapa tahap dan memang prosesnya terbilang cukup rumit. Tidak heran kalau harga marmer atau yang sering disebut juga sebagai marble cukup mahal. Penambangan marmer sampai pembentukan agar bisa dipakai dalam interior, eksterior, maupun seni pahat haruslah hati-hati sebab jangan sampai terjadi kesalahan dan justru malah menurunkan kualitas marmer tersebut.
Tentang batuan alam marmer
Batuan marmer adalah sebuah batu alam hasil dari metamorfosis batuan gamping dan karena itu jenis dari marmer sangatlah bergantung dari jenis asal batunya. Sebetulnya warna asli dari marmer adalah berwarna putih namun seperti yang Anda lihat ada banyak varian warna marmer lainnya dikarenakan terdapat warna pengotor yang justru membuat batuan tersebut kelihatan semakin menarik serta unik. Mineral-mineral atau zat pengotor tersebut, antara lain seperti: warna hitam atau coklat dari grafit, juga terdapat warna coklat agak kemerahan berasal dari pyrite dan ilmenit, dan sebagainya.
Selain itu ada beberapa jenis marmer berbeda menurut kegunaannya, yaitu:
-          Marmer statuario yang digunakan dalam seni memahat
-          Marmer ordinario yang digunakan untuk bangunan
Marmer biasanya juga digergaji kemudian dipoles agar tekstur marmer lebih baik sebelum digunakan, berdasarkan teksturnya ini terdapat macam-macam jenis tambang batu marmer yaitu:
·         Statuary marble dimana mempunyai tekstur yang lembut serta warnanya putih bersih
·         Ornamental marble memiliki variasi warna yang indah
·         Shell marble yang mempunyai fosil
·         Architectural marble memiliki tekstur, warna, serta mutu dengan kekuatan yang bagus
·         Onix marble memiliki variasi warna yang indah
·         Cipdin marble yang mengandung talk serta mika
·         Breccia marble dengan tekstur persegi dan kasar
·         Ruin marble, seperti namanya dengan tekstur halus dan seginya tidak beratur
Tahapan proses penambangan Marmer
Tempat penambangan marmer ada banyak sekali, dan tidak hanya di luar negeri bahkan di daerah-daerah lokal Indonesia banyak penambang batu marmer yang mencari blok-blok marmer untuk diolah agar bisa digunakan dalam berbagai macam keperluan. Tujuan utama dari proses penambangan batuan marmer adalah memang untuk memperoleh block marmer dengan ukuran sebesarnya yang agak berbeda dengan tujuan proses tambang lainnya.
Proses tambang marmer tersebut dapat dilakukan dengan berbagai macam alat yang sederhana maupun dengan gergaji dengan pembuatan lubang terlebih dahulu. Berikut ini tahapan proses dalam menambang batuan marmer untuk pabrik yang sering digunakan:
1.      Lokasi penambangan dibersihkan terlebih dahulu
Sudah jelas lokasi penambangan biasanya di alam bebas dimana terdapat banyak rumput, semak-semak, pepohonan, dan bebatuan. Pertama-tama lokasi tambang batu marmer harus dibersihkan dari hal tersebut dengan memakai tenaga manusia. Sementara itu untuk pembuatan permukaan kerja serta jalan tambangnya bisa memakai peralatan mekanis excavator yang fungsinya ialah membersihkan tempat penambangan yang nantinya untuk bekerja dari berbagai macam lapisan tanah tertutup, batuan, serta mengisi lubang-lubang yang ditakutkan akan mengganggu proses kerja penambangan.
2.      Membongkar blok marmer
Setelah lokasi penambangan selesai dibersihkan, tahap selanjutnya adalah membongkar blok marmer dari batu induknya dengan memakai alat yang dinamakan Diamond Wire Saving. Alat ini bekerja untuk mengebor dan memotong batuan marmer dari batu induknya.
3.      Pembuatan blok marmer
Saat melakukan pemotongan menggunakan Diamond Wire Saving, maka terlebih dahulu dilaksanakan pemboran secara horizontal untuk membuat jalur tempat memasukkan kawat intan atau sling dengan panjang kawatnya yang disesuaikan  sesuai dengan ukuran keliling batuan marmer yang nantinya akan dipotong. Cara ini amatlah praktis sebab pemotongan dapat dilakukan secara searah dengan jangkauan kawat yang mudah diatur sesuai keinginan.
4.      Blok marmer diangkut
Setelah pemotongan marmer selesai, proses tambang marmer yang terakhir adalah tiap blok marmer yang sudah didapatkan segera dimuat dan diangkut ke dalam truk pengangkut. Batuan marmer yang telah dipotong-potong dan diperkecil sesuai ukuran yang diinginkan diangkut dengan bantuan excavator ke atas damp truck untuk kemudian dibawa ke lokasi pabrik dan akan diolah selanjutnya.
Bongkahan marmer yang telah diperoleh lewat proses penambangan tersebut nanti di pabrik akan diolah lebih lanjut oleh Unit Pengolahan. Hasil batu marmer yang telah diolah juga nanti akan dibedakan menurut beberapa jenis sesuai dengan kegunaannya. Proses pengolahan dari batuan blok marmer pun sama rumitnya dengan proses penambangan marmer sebab menggunakan berbagai macam mesin berat yang lebih banyak mulai dari proses pemotongan lagi, proses pembagian, proses ketebalan dan kehalusan, pengeringan, pendempulan, pemanasan, pemolesan, pengering, pembersih, sampai dengan proses tahap terakhir yaitu pengepakan alias packing.

Pemanfaatan batu marmer yang telah diolah tersebut dapat digunakan sebagai bahan bangunan dan juga untuk kerajinan dalam industri rumah tangga seperti dekorasi, patung, meja, hiasan, dan lain sebagainya.

No comments:

Post a Comment

About Us

PABRIK MARMER

Kami adalah Pabrik Marmer dengan skala besar, Siap memberikan harga Marmer terjangkau dengan kualitas yang terbaik. Segera hubungi kami untuk pemesanan.


: [email protected]



Popular Posts

Formulir Kontak